Jembrana, jurnalkotatoday.com
Bupati Jembrana meninjau kondisi jalan yang mengalami kerusakan di wilayah Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, pada Kamis (26/3/2026).
Peninjauan tersebut difokuskan pada ruas Jalan Lotus, tepatnya dari Simpang Banjar Puseh hingga Banjar Dangin Pangkung.
Ruas jalan ini merupakan salah satu akses penting yang digunakan oleh masyarakat setempat untuk menunjang aktivitas sehari-hari, baik dalam bidang ekonomi, sosial, maupun mobilitas warga.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Jembrana turut didampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Jembrana, Camat Pekutatan, Perbekel Desa Pekutatan, serta perangkat desa setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini sekaligus untuk memastikan bahwa penanganan infrastruktur dapat direncanakan secara terkoordinasi dan tepat sasaran.
Ruas jalan yang ditinjau merupakan akses penghubung dari ujung utara Pura Puseh hingga tembus ke lingkungan utara Kantor Desa Pekutatan, dengan panjang kurang lebih mencapai 800 meter. Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, kondisi jalan tersebut diketahui telah mengalami kerusakan cukup lama dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, mulai dari permukaan jalan yang berlubang hingga bagian badan jalan yang mengalami penurunan.
Sebelumnya, perbaikan terhadap ruas jalan ini sempat direncanakan oleh pemerintah daerah. Namun, rencana tersebut harus ditunda akibat adanya pandemi COVID-19 yang pada saat itu mempengaruhi prioritas kebijakan dan alokasi anggaran pembangunan.
Seiring berjalannya waktu, kondisi jalan semakin mengalami penurunan kualitas, bahkan terdapat dua titik yang kondisinya hampir terputus akibat tergerus aliran air. Situasi ini tentunya memerlukan penanganan yang lebih serius dan perencanaan teknis yang matang, khususnya dalam hal sistem drainase agar tidak terjadi kerusakan berulang di kemudian hari.
Selain itu, keberadaan jalan ini juga sangat vital karena menjadi akses utama bagi sejumlah rumah penduduk yang berada di sepanjang jalur tersebut. Kerusakan jalan tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan, terutama saat musim hujan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jembrana menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti kondisi ini melalui program pemeliharaan dan perbaikan jalan. Penanganan yang direncanakan tidak hanya berfokus pada perbaikan badan jalan, tetapi juga mencakup pembangunan saluran drainase (got) untuk mengatur aliran air, serta pemasangan lampu penerangan jalan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Perbaikan jalan ini
Akses Penting, Bupati Jembrana Tinjau Langsung Jalan Rusak di Desa Pekutatan
Jembrana, jurnalkotatoday.com
Bupati Jembrana meninjau kondisi jalan yang mengalami kerusakan di wilayah Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, pada Kamis (26/3/2026).
Peninjauan tersebut difokuskan pada ruas Jalan Lotus, tepatnya dari Simpang Banjar Puseh hingga Banjar Dangin Pangkung.
Ruas jalan ini merupakan salah satu akses penting yang digunakan oleh masyarakat setempat untuk menunjang aktivitas sehari-hari, baik dalam bidang ekonomi, sosial, maupun mobilitas warga.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Jembrana turut didampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Jembrana, Camat Pekutatan, Perbekel Desa Pekutatan, serta perangkat desa setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini sekaligus untuk memastikan bahwa penanganan infrastruktur dapat direncanakan secara terkoordinasi dan tepat sasaran.
Ruas jalan yang ditinjau merupakan akses penghubung dari ujung utara Pura Puseh hingga tembus ke lingkungan utara Kantor Desa Pekutatan, dengan panjang kurang lebih mencapai 800 meter. Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, kondisi jalan tersebut diketahui telah mengalami kerusakan cukup lama dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, mulai dari permukaan jalan yang berlubang hingga bagian badan jalan yang mengalami penurunan.
Sebelumnya, perbaikan terhadap ruas jalan ini sempat direncanakan oleh pemerintah daerah. Namun, rencana tersebut harus ditunda akibat adanya pandemi COVID-19 yang pada saat itu mempengaruhi prioritas kebijakan dan alokasi anggaran pembangunan.
Seiring berjalannya waktu, kondisi jalan semakin mengalami penurunan kualitas, bahkan terdapat dua titik yang kondisinya hampir terputus akibat tergerus aliran air. Situasi ini tentunya memerlukan penanganan yang lebih serius dan perencanaan teknis yang matang, khususnya dalam hal sistem drainase agar tidak terjadi kerusakan berulang di kemudian hari.
Selain itu, keberadaan jalan ini juga sangat vital karena menjadi akses utama bagi sejumlah rumah penduduk yang berada di sepanjang jalur tersebut. Kerusakan jalan tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan, terutama saat musim hujan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jembrana menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti kondisi ini melalui program pemeliharaan dan perbaikan jalan. Penanganan yang direncanakan tidak hanya berfokus pada perbaikan badan jalan, tetapi juga mencakup pembangunan saluran drainase (got) untuk mengatur aliran air, serta pemasangan lampu penerangan jalan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Perbaikan jalan ini menjadi prioritas karena menyangkut akses utama masyarakat. Kami akan lakukan penanganan secara menyeluruh, termasuk perbaikan drainase dan pemasangan penerangan jalan. Diharapkan pekerjaan dapat segera dimulai pada bulan April hingga Mei mendatang,” ujar Bupati Jembrana.
Lebih lanjut, Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Dengan adanya peninjauan langsung ini, diharapkan proses perencanaan hingga pelaksanaan perbaikan dapat berjalan dengan lebih cepat dan tepat sasaran. Disebutkan, Pemerintah Kabupaten Jembrana berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Putu SA prioritas karena menyangkut akses utama masyarakat. Kami akan lakukan penanganan secara menyeluruh, termasuk perbaikan drainase dan pemasangan penerangan jalan. Diharapkan pekerjaan dapat segera dimulai pada bulan April hingga Mei mendatang,” ujar Bupati Jembrana.
Lebih lanjut, Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Dengan adanya peninjauan langsung ini, diharapkan proses perencanaan hingga pelaksanaan perbaikan dapat berjalan dengan lebih cepat dan tepat sasaran. Disebutkan, Pemerintah Kabupaten Jembrana berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Putu SA

