Jakarta, jurnalkotatoday.com
Pelatihan manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial se Jakarta Selatan, yang di selenggarakan oleh FK LKS ( Forum Komunikasi Lembaga Kesejahteraan Sosial Jakarta Selatan di sambut antusias peserta.
Acara di ikuti oleh 43 LKS se Jakarta Selatan dan dihadiri oleh Ketua LKSA Propinsi DKI Jakarta, Drs. H. Yusuf Jamal, dan Divisi Hukum dan Kelembagaan Badan Wakaf Indonesia ( BWI ) Perwakilan Jakarta Selatan yang di langsungkan di Yayasan Alifia Jl. Kampung Baru VI, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Kota Administrasi Jakarta Selatan. Senin, ( 22/12/2025 ).
Yono Onowarsono, SE. Ketua Forum Komunikasi Lembaga Kesejahteraan Sosial Jakarta Selatan, dalam sambutannya menyampaikan , LKS adalah sebuah lembaga yang dibentuk untuk meningkatkan kesejahteraan dan memberi perlindungan kepada masyarakat, digelarnya acara pelatihan tersebut bertujuan disamping menjaga silaturahmi agar tetap berjalan, juga memberikan pemahaman kepada anggota untuk dapat menjalankan lembaga tersebut secara benar, sehingga dapat mengikuti perkembangan waktu dan dinamika dalam pelayanan di masyarakat.
“Dengan berkumpulnya para pengurus ini, akan timbul ide dan gagasan serta saling berbagi pengalaman dan berdiskusi, adapun pelatihan menejeman yang kami adakan bertujuan agar seluruh anggota LKS di Jakarta Selatan bisa mengikuti perkembangan, baik Sistem maupun teknis sehingga mampu menjalankan kegiatan tersebut dengan baik di tengah tengah masyarakat,” jelasnya.
Pada lembaga, baik panti maupun non panti di Jakarta Selatan, masih bersifat fluktuatif, ada yang sudah bertumbuh dengan baik, ada juga yang belum berkembang, bahkan ada juga yang diatas rata rata, hal itu adalah dinamika organisasi.
“Saya berharap dengan berkumpulnya kita pada Forum Komunikasi LKS se Jakarta Selatan ini, menjadi momen dimana kita dapat berdiskusi untuk saling mengisi dan berbagi pengalanan, kita adalah mitra, bukan kompetitor, sehingga tidaknperlu hawatir akan kehilangan, percayalah bahwa semua sudah diatur oleh Allah S.W.T,” imbuhnya.
Ketua Forum Komunikasi LKSA Provinsi DKI Jakarta, Drs. H Yusuf Jamal, selaku pemateri, saat diwawancarai usai acara menjelaskan, pada intinya acara ini adalah ajang silaturahim, pada saat ini semua peserta baik individu maupun secara organisasi, mempunyai hak yang sama untuk saling berbagi dan mengisi, momen ini lah yang di butuhka, sehingga dapat memberi contoh dan pengalaman serta mengeluarkan ide ide cemerlang, untuk selanjutnya dari hasil diskusi ini kita harapkan dapat menjadi gagasan dan program agar organisasi ini dapat tumbuh secara sempurna.
“Saya berharap kegiatan seperti ini harus sering diadakan, sehingga anggota dapat saling mencontoh dari lembaga yang sudah tumbuh berkembang, seperti Panti Asuhan Nugraha, Panti Asuhan Sayap Ibu dan yang lainnya, dan dari hasil pertemuan ini akan kita sampaikan kepada Sudin sosial di Jakarta Selatan dan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta agar lebih memperhatikan LKS dan LKSA sebagai mitra kerja,” ungkapnya.
Ketua Yayasan Nugraha, Samsul Bahri kepada Jurnal Kota Today menjelaskan, Yayasannya berdiri sejak tahun 1984 dan memiliki anak asuh yang saat ini tinggal 500 orang di bilangan Cilandak Jakarta Selatan, dengan diadakannya pelatihan manajemen mutu pelayanan ini, ia berharap LKS di Jakarta Selatan mampu mandiri dan tumbuh berkembang dalam menjalankan fungsinya, jadi bukan hanya berharap bantuan dari pemerintah saja akan tetapi juga dari swasta, karena biasanya swasta memiliki pendukung untuk keberlangsungan program secara berkesinambungan.
“Harapan saya pemerintah dapat memberi perhatian lebih kepada kami agar bisa lebih berkembang, dan untuk Forum.Komunikasi LKS agar dapat membuka jaringan yang lebih luas, kalau perlu hingga ke luar negri,” ucapnya.
Penulis: Fadil/Ika

