Indramay, jurnalkotatoday.com
Upaya memperkuat marwah jurnalistik lokal terus bergulir di Kabupaten Indramayu. Gerakan Pers Lurus Akurat dan Kritis (GEPLAK) resmi dideklarasikan sebagai wadah kolektif wartawan lokal yang berkomitmen mendorong pers yang profesional, berintegritas, serta berpihak pada kesejahteraan insan pers.
Deklarasi GEPLAK dilaksanakan pada Jumat (23/01/2026) di Kantor Sinar Pagi Jaya Perumahan Graha Arta Sindang Indramayu, dan dihadiri sejumlah wartawan dari berbagai media lokal dan Nasional. Kehadiran gerakan ini menjadi respons atas tantangan dunia pers daerah, khususnya persoalan kesejahteraan wartawan dan maraknya praktik pers ad hoc yang dinilai mencederai etika jurnalistik.
Ali Zaidan Inisiator GEPLAK kepada awak media mengatakan, GEPLAK lahir dari rasa keprihatinan yang teramat mendalam terhadap kondisi wartawan lokal yang kerap berada dalam posisi rentan, baik secara ekonomi maupun profesional. Kondisi tersebut, menurutnya, sering berujung pada praktik liputan yang tidak sehat dan berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap pers.
“GEPLAK hadir sebagai ruang konsolidasi untuk membangun ekosistem pers yang mandiri dan berdaya saing. Fokus utama gerakan ini adalah peningkatan kesejahteraan wartawan melalui program pelatihan berkelanjutan, advokasi hak-hak profesi, serta penguatan jejaring kolaborasi antar sesama wartawan,” ujarnya.
Lebih jauh Ali menjelaskan, secara visi, GEPLAK menargetkan terwujudnya pers lokal yang independen dan berintegritas. Visi tersebut dijabarkan ke dalam enam misi strategis, dengan penegakan prinsip jurnalistik yang lurus, akurat, dan kritis sebagai landasan utama.
Dikatakan, misi lainnya mencakup penguatan etika profesi, perjuangan kesejahteraan wartawan, pemberantasan praktik pers ad hoc, pengembangan kapasitas sumber daya manusia pers, serta perluasan kerja sama dengan media nasional.
Deklarasi GEPLAK mendapat sambutan positif dari para wartawan yang hadir. Salah satu peserta menyebutkan bahwa kehadiran GEPLAK diharapkan mampu menjadi titik balik bagi perbaikan citra pers lokal. “Sudah saatnya wartawan Indramayu memiliki wadah yang fokus pada peningkatan kualitas dan solidaritas profesi,” jelasnya l.
Ke depan, GEPLAK merencanakan sejumlah langkah konkret, di antaranya penyelenggaraan workshop etika jurnalistik, diskusi publik, serta pembukaan kanal pengaduan kesejahteraan wartawan yang direncanakan mulai berjalan pada bulan depan.
Dengan semangat kolektif dan komitmen terhadap profesionalisme, GEPLAK diharapkan dapat menjadi motor perubahan bagi pers lokal di Indramayu dan menjadi contoh bagi daerah lain di Jawa Barat dalam menghadapi tantangan era digital yang semakin kompetitif. Fonny

