Jakarta, jurnalkota.id
Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta Kementan RI, Nurhayati, meninjau lokasi bakal lahan pertanian di Jalan Terusan Bandengan I samping Hotel Hariston Kel. Pejagalan, Kec. Penjaringan Jakarta Utara, didampingi Rahma dari balai besar pengkajian ( BBP2TP ) Bogor, Selasa.(25/05/2021).
Lahan seluas kurang lebih 2 Hektar ini, akan digunakan oleh kelompok Tani Garda Bintang Timur yang diprakasai oleh Komando Kawasan Terpaut Pemuda Tani Indonesia (KKT-PTI) dalam mewujudkan Indonesia menuju swasembada pangan yang tercukupi.
“Kita memastikan lokasi ini sudah siap untuk dijadikan lokasi pertanian perkotaan terintegrasi. Karena kita sudah punya layoutnya. Jadi kita mau lihat kepastian-kepastian ukurannya setiap konsep perkebunan, tanaman pangan dan lainnya. Sebab konsep slide itu designnya sudah ada,” kata Nurhayati.
Wanita yang akrab disapa Yati ini mengapresiasi kinerja KKT-PTI. Sebab, kelompok tani di perkotaan khsususnya di Jakarta, sangat jarang sekali, namun atas kemauan dan kerja keras, di sini bisa terwujud,
“Alhamdulillah lokasi ini luar biasa sekali. Makanya, saya All Out disini, karena saya tahu di Jakarta tidak gampang menemukan area seperti ini. Kenapa saya namakan terintergrasi, karena dari Litbang semua jenis pertanian bisa masuk disini,” ungkapnya.
Yati berharap lokasi pertanian di Jakarta bisa menjadi tolak ukur atau pun contoh di daerah yang lainnya. “Jadi kan yang ada di provinsi-provinsi lain itu pasti ada di Jakarta juga. Dengan adanya ini, bisa menjadi etalase contoh yang ada di Indonesia bisa dimulai dari sini,” pungkasnya.
Sementara itu Koordinator Nasional KKT-PTI Daenk Jamal menambahkan, pihaknya juga berterimakasih atas dukungan pemerintah dalam mewujudkan Indonesia menuju swasembada pangan tercukupi.
“Tentunya ada kemauan dan keinginan kita, bagaimana supaya masyarakat, khusus anak-anak muda Jakarta yang peduli dengan pertanian. Karena kita punya kewajiban yang sama turut serta membuat ketahanan pangan. Untuk itu KKT-PTI berterimakasih sudah disuport oleh Pemerintah, khsususnya Pak Yasin Limpo selaku Menteri Pertanian dan teman dari BPTP, Balitbang serta BBP2TP Bogor. Insya Allah hari ini terlaksana, kita sudah mulai ukur-ukur,” beber Daenk Jamal.
Penulis: Awal/Deden