Jakarta, jurnalkotatoday.com
SMA Perguruan Rakyat 3 Jakarta, merupakan sebuah lembaga pendidikan yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidup para siswa, khususnya dalam menimbah ilmu di dunia pendidikan di sekolah ini. Acara yang dilaksanakan dengan penuh haru dan kebanggaan ini tentu menjadi tonggak sejarah bagi para siswa-siswi yang telah menyelesaikan masa belajar mereka di sekolah SMA Perguruan Rakyat 3 Jakarta.
Sekolah yang dipimpin oleh Kepala SMA Perguruan Rakyat 3 Jakarta Achmad Dwi Nanto, S.Pd ini, pada hari Minggu (18/5/2025) kembali menggelar acara penting, yaitu acara lepasan pisah siswa kelas XII tahun ajaran 2024-2025.
Kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya semenjak Achmad Dwi Nanto menjabat kepala SMA Perguruan Rakayat 3 Jakarta, sebelumnya di tahun ajaran 2023/2024 juga pernah mengelar acara yang sama di Gedung Grha Wira Bhakti Universitas Darwa Persada Jakarta.
Kepada jurnalkotatoday.com Kepala SMA Perguruan Rakyat 3 Jakarta Achmad Dwi Nanto, S.Pd menyampaikan, hari Minggu tgl 18 Mei 2025 SMA Perguruan Rakyat 3 Jakarta melaksanakan acara lepas pisah peserta didik kelas XII tahun ajaran 2024/2025 sebanyak 111 peserta didik, dengan rincihan jurusan MIPA sebanya 38 siswa-siswi dan jurusan IPS sebanyak 73 peserta didik.
Selain itu, juga ada pemberian penghargaan kepada siswa- siswi berprestasi nilai kelulusan tertinggi di bidang akademik/non akademik sebanyak 6 siswa dan memberikan penghargaan sebanyak 26 siswa yang diterima di SNBP.
‘’Alhamdulillah untuk kelulusan tahun ajaran tahun 2024/2025 siswa kelas XII semuanya lulus 100 % dan diterima pada Seleksi Nasional Berdasarkan Jalur Prestasi (SNBP) sebanyak 26 siswa/siswi,’’ katanya.
Kegiatan lepasan pisah siswa ini, selain dihadiri jajaran SMA Perguruan Rakyat 3 Jakarta, juga dihadiri oleh Ketua Umum Yayasan Perguruan Rakyat Jakarta Nuniek Siti Rochmani,S.Pd, Pengawas Perguruan Rakayat Jakarta, dan juga turut dihadiri oleh pengurus OSIS, dan orang tua murid.

‘’Kehadiran warga sekolah ini menunjukan sebagai bukti bahwa kita mengembalikan peserta didik, dari amanah 3 tahun yang dititipkan oleh orang tua siswa kepada sekolah, dan kini siswa yang telah lulus tersebut kita kembalikan lagi ke orang tua mereka diacara lepas pisah ini,’’ kata Dwi Nanto.
Dikatakan Dwi Nanto, selama 3 tahun anak -anak menghadapi proses KBM di SMA Perguruan Rakayat 3 Jakarta berjalan dengan baik, dari jumlah 111 siswa semuanya lulus 100 %. Untuk kelulusan siswa tahun ini prestasinya mengalami peningkatan yang signifikan kalau dibandingkan tahun yang lalu.
Hal ini bisa dilihat dari data yang dihimpun oleh pihak sekolah dari perguruan tinggi negeri yang kebetulan sebelum kegiatan SNBP itu ada masukan –masukan bimbingan karir, bimbingan konseling tentang perguruan tinggi mana yang layak dipilih sesuai kemampuan bakat dan minat siswa,’’ ujarnya
Menurut Dwi Nanto, prestasi peserta didik kelas XII yang sangat menonjol, yakni dibidang Paskibraka tingkat kota Jakarta Timur, Pencak Silat tingkat kota, dan termasuk untuk prestasi akademik, kita sudah mengikuti kegiatan-kegiatan lomba geografi tingkat nasional, dan lomba sejarah kota Jakarta timur.’’ tuturnya.

Ketika disinggung mengenai Kesiapan siswa yang baru lulus untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi dan dunia usah, menurut Dwi Nanto, dengan perbekalan dan wawasan yang didapati selama mengenyam pendidikan di SMA Perguruan Rakayat 3 Jakarta, kemampuan anak-anak tidak diragukan lagi, mereka pasti bisa dan siap menghadapinya.
Saat ini ada 26 siswa yang di terima di SNBP tidak tertutup kemungkinan masih bisa betambah lagi dengan jalur UTBK yang saat ini mereka sedang melakukan pendaftaran penyeleksian.Muda-mudahan mereka sukses melanjutkan jenjang pendidikan tinggi yang mereka pilih.
Dwi Nanto berharap kedepanya prestasi siswa lebih meningkat lagi dari tahun sebelumnnya, tahun lalu ada sekitar 56 siswa –siswi yang diterima diperguruan tinggi negeri dan 12 orang yang diterima di keperawatan.
Dwi berpesan kepada anak-anak yang telah dinyatakan lulus, semoga apa yang diberikan ilmu, pengalaman oleh guru selama ini hendaknya dijadikan barometer untuk lebih sukses lagi.
‘’Saat ini kalian baru mau masuk ke perguruan tinggi, namanya kehidupan baru, dunia yang lebih nyata untuk memperolah cita-cita apa yang diharapkan.Masa depan kalian ada pada diri kalian sendiri dan lakukan hal yang positf, semangat, berjuang dan jauhi hal yang negatif,’’ imbuh Dwi.
Lebih lanjut Dwi tak pula mengucakan terimakasihnya kepada orang tua murid atas amanah yang diberikan kepada pihak sekolah dalam rangka menitipakn putra/putrinya di SMA Perguruan Rakyat 3 Jakarta, semoga bapak ibu dapat menerima dan memaafkan segala kesalahan kami jika dalam pelayanan sekolah kurang berkenan dihati bapak ibu mohon dibukakan pintu maafnya bagi kami,’’ ucapnya.
Sisi lain Ketua Yayasan Perguruan Rakyat Jakarta Nuniek Siti Rochmani, S.Pd menyampaikan apresiasinya kepada SMA Perguruan Rakayat 3 Jakarta yang sudah memikirkan, merealisasikan acara lepas pisah untuk siswa kelas XII. Hal ini sangat luar biasa sekali dan patut kita aplos dan ucapan terimakasih kepada SMA Perguruan Rakyata 3 Jakarta dibawah pimpinan Achmad Dwi Nanto, S,Pd, sehingga pada pagi hari ini para siswa, karyawan, dewan guru, orang tua murid, semuanya bahagia dan kamipun dari Yayasan turut bahagi pada acara lepas pisah siswa kelas XII ini.
Menurut Nuniek Siti Rochmani, KBM di Perguruan Rakayat Jakarta, khususnya di SMA Perguruan Rakyat 3 Jakarta mengalami kemajuan sesuai apa yang dipaparkan oleh Kepala SMA Perguruan Rakyat 3 Jakarta Dwi Nanto, yang mana sebanyak 26 siswa diteriman diterima pada seleksi Nasional Berdasarkan Jalur Prestasi (SNBP), dan juga meraih prestasi lainnya.
Kendati adanya gonta-ganti kurikulum oleh Kemendikbud, baik kurikulum yang lama, yakni kurikulum 13, maupun kurikulum Mardeka dan kurikulum yang baru sekarang, khususnya di SMA Perguruan Rakayat 3 Jakarta tidak ada masalah, semuanya berjalan sesuai relnya.Hal ini membuktikan bahwa pendidikan di Perguruan Rakyat Jakarta masih soid, kompak, semangat dan siswanya bisa berprestasi ,’’ucap Nuniek Siti Rachmani.
Nuniek menambahkan, untuk mutu pendidikan di Perguruan Rakyat Jakarta sudah sangat bagus, dari tahun ketahun mengalami peningkatan.’’Kita mencetak generasi penerus bangsa yang luar biasa, karena warga sekolah solderitasnya selama ini sangat tinggi, solid, kekompakan dan keharmonisan terjalin dan terjaga dengan baik.
Menurut Nuniek, organisasi sekolah yang baik itu kalau warga sekolahnya solid, sekolah itu pasti akan menjadi maju dan berprestasi.Nuniek berpesan kepada siswa kelas XII yang baru saja lulus, jadilah penerus bangsa yang hebat, yang tangguh, yang kuat dan bermartabat, dan tentunya tidak lupa berakhlak karimah,’’ tuturnya.
Rangkaian kegiatan yang digelar pada acara lepas pisa siswa kelas XII SMA Perguruan Rakyat 3 Jakarta , diantaranya Kirab lepas pisah, Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Perguruan Rakyat, Tari persembahan, Pembacaan ayat suci Al-Quran, kata sambutan, Pengukuhan siswa-siswi lulusan kelas XII, Pembacaan prestasi peserta didik dengan nilai kelulusan terbaik, Pembacaan pesrta didik yang diterima di PTN, simbolis penyerahan peserta didik kembali kepada orang tua murid, sosialisasi UNSADA dan pemberian penghargaan kepada siswa- siswi berprestasi nilai kelulusan tertinggi di bidang akademik/non akademik dan memberikan penghargaan sebanyak 26 siswa yang diterima di SNBP.
Penulis: Gusman

