Jakarta, jurnalkotatoday.com
Kegiatan rutin Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Jumat Bersih digelar di RT 05 RW 03, Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat pagi (9/1/2026)
Kegiatan ini melibatkan kader Jumantik, Dawis, PKK, tenaga kesehatan Puskesmas, Ketua RT dan RW, unsur Tiga Pilar, serta Seketaris Kelurahan Cipedak.Urip Mulyono serta warga.
Koordinator Jumantik RW 03, Rosani melaporkan bahwa pemeriksaan jentik nyamuk di lingkungan RT 05 RW 03 pada pekan ini dari 100 rumah ditemukan hanya 3 rumah yang positif jentik nyamuk. “Kami temukan jentik nyamuk di luar rumah, dan Angka bebas jentik mencapai 97 persen, dengan status hijau ini, akan terus kami upayakan dan pertahankan,” ungkap Rosani.
Ia mengatakan tidak ditemukan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). “Karena Pencapaian tersebut didukung oleh angka bebas jentik (ABJ), dia juga berharap RW 03 dapat mencapai nol jentik dan dicanangkan sebagai kampung bebas jentik,” ungkapnya
Ketua RW 03, Muhamad Madris, meminta kepada semua warga RW 03 untuk menjadi PSN Mandiri di rumah masing-masing. “Apabila ada yang melihat barang bekas yang menampung air segera dibuang agar tidak menjadi sarang jentik, Harapannya RW 03 menjadi kampung bebas jentik di Kelurahan Cipedak,” tandasnya.
Sementara, Sekertaris Kelurahan Cipedak, Urip Mulyono, menghimbau warga untuk terus menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya mitigasi penyakit akibat perubahan iklim.
“Selain PSN, warga diimbau untuk menjaga pola hidup sehat dengan konsumsi makanan bergizi, olahraga minimal 30 menit, dan memanfaatkan bank sampah agar ekonomi tetap berjalan,” katanya
Dokter Puskesmas Kecamatan Jagakarsa, dr. Nurul Kharani, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukan lingkungan RW 03 tergolong aman dari resiko DBD. “Dari 100 rumah yang diperiksa hanya ditemukan tiga jentik. Ini menunjukkan peran aktif kader jumantik dan warga sudah sangat baik,” katanya. Arfi

