Jakarta, jurnalkotatoday.com
Setiap tanggal 21 April, bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini mengenang jasa Raden Aceng Kartini sebagai pelopor emansipasi perempuan. Namun di era modren ini, makna hari Kartini bagi para perempuan muda, khususnya siswi SMA di seluruh Indonesia mulai mengalami pegeseran, kebanyakan dalam berpakaian mereka bukan lagi memakai kebaya yang merupakan warisan budaya Indonesia, namun sebaliknya kini perempuan Indonesia lebih dominan dengan berpakaian modren.
Oleh sebab itu dalam rangka melestarikan budaya Indonesia, sepertinya kaum prempuan perlu menghidupkan kembali semangat Kartini melalui aksi nyata di era digital dan modren, seperti halnya yang dilakukan oleh SMA Perguruan Rakyat 3 Jakarta, pada hari Jumat (17/5) yang lalu mengelar kegiatan perayaan hari Kartini Day Fest & Seleberasi P5 dengan mengusung tema ‘’Bhineka Tunggal Ika’’
Kepada jurnalkotatoday.com, Ketua Koordinator P5 Farhan Setiawan mengatakan, kegiatan seleberasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5 ) dengan mengusung tema ‘’Bhinneka Tunggal Ika’‘ dan perayaan hari Kartini ini diprakarsai oleh siswa-siswi kelas X dan kelas XI dan didukung oleh pihak sekolah.
‘’Dalam kegiatan ini sudah dipersiapakan selama 11 hari, para siswa sangat antusias sekali dan kompak sehingga pada hari Sabtu tanggl 17 Mei 2025 kegiatan bisa dilaksanakan dengan baik dan sesuai harapan,’’ jelas Farhan.

Menurut Farhan, diadakannya kegiatan ini bertujuan untuk menekankan kepada siswa agar kesenian tari tradisional dan beragam adat budaya Indonesia perlu dilestarikan, agar Indonesia yang kaya aneka ragam budaya tidak luntur dan bisa dilestarikan dengan baik.
Kegiatan P5 yang digelar kali ini menurut Farhan sudah yang ke 6 kali di gelar di SMA Perguruan Rakyat 3 Jakarta, Untuk kegiatan P5 hari ini merupakan yang terakhir tahun ajaran 2024-2025.Adapun rangkaian kegiatan yang ditampilkan mencakup budaya nusantara, yakni ada 3 simulasi pernikahan (adat Sundah, Jabar, Sumut ), Tari-tari daerah, Fashion, dan lomba cerdas cermat.
Dalam kegiatan ini Farhan Setiawan mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada siswa-siswi atas kerjasamanya, hasilnya cukup puas.Karena peserta didik bekerjasama dengan baik dan kompak.
Ke depanya mungkin kegiatan dilaksanakan bisa berpariatif lagi, baik dalam bhineka tunggal ika ataupun tema lainnya,’’ harapnya.
Sisi lain Kepala SMA Perguruan Rakyat 3 Jakarta Achmad Dwi Nanto, S.Pd mengatakan, untuk kegiatan hari ini merupakan kegiatan perayaan hari Kartini dan Seleberasi P5. Tujuan kegiatan ini lebih memberikan motivasi kepada warga sekolah, khususnya peserta didik kaum perempuan di SMA Perguruan Rakyat 3 Jakarta, bahwasanya emansipasinya bisa.,apapun wanita itu bisa menjadi apa yang ada saat ini, tentu dalam hal ini kembali lagi harus bekerja keras.
“Kalau kita mengenal sejarah singkat R.A Kartini, bahwa R,A Kartini itu merupakan pelopor perjuangan kaum wanita untuk memperjuangkan hak-hak seorang wanita, agar haknya disetarakan dengan kaum pria.Karena pada jaman dulu wanita itu sipatnya hanya didalam rumah dan tidak boleh melakukan aktivitas diluar rumah seperti kaum pria,” kata Dwi Nanto.

Dilihat perkembangan hak–hak wanita di zaman sekarang, kemajuannya kaum wanita sangat pesat sekali, baik dibidang SDM dan karilnya sudah menyaingi kaum lelaki.
Di era modren, kaum wanita sudah ambil bagian menjadi pejabat di pemerintahan, ada yang menjabat menjadi menteri, TNI AD berpangkat bintang satu, dan bahkan ada yang menjadi Presiden RI, yaitu ibu Megawati Soekarno Putri.
Oleh sebab itu, peran dan upaya pihak sekolah dalam rangka meningkatkan kemajuan siswa didunia pendidikan, memang sebagai tonggak kita memberikan motivasi kepara peserta didik.
Bahwasanya untuk menjaga sebuah cita-cita iklas dengan perjuangan, tidak mungkin karya terjadi kalau kita tidak mau berusaha.Untuk itu, pihak sekolah selalu memberikan suport kepada peserta didik untuk menggapai cita-cita setinggi langit.
“Karena kita tidak tauh bagaimana nanti kedepannya. “Yang jelas kedepannya untuk meraih cita-cita yang gemilang itu, persiapannya dimulai dari sekarang,’’ ujarnya.
Penulis: Gusman

