Jakarta, jurnalkotatoday.com
Dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, DKM Masjid Nurul Huda adakan Bakti Sosial berupa santunan dan pemberian sembako untuk anak Yatim dan dhuafa.
Acara yang digelar dihalaman Masjid Nurul Huda, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Kota Administrasi Jakarta Selatan, dihadiri oleh para tokoh agama, pengurus lingkungan, warga sekitar dan anak yatim dari beberapa RT di lingkungan tersebut, Selasa (17/2/2026).
Ustadz M. Fahmil Huda, Ketua DKM Masjid Nurul Huda dalam sambutannya menjelaskan, acara santunan yatim dan duafa ini adalah program rutin yang selalu dilakukan setiap Ramadhan, ia menjelaskan, untuk aktifitas masjid selama bulan Ramadhan telah disusun, hingga akhir pada penerimaan dan penyaluran zakat fitrah malam pada malam takbiran, untuk acara santunan ini, kebetulan waktunya singkat saja.
“Kami sudah menyiapkan 100 sembako bagi kaum duafa dan anak yatim, dengan harapan adanya batuan ini dapat sedikit membantu meringankan beban mereka di bulan Ramadan ini, kemudian ada juga acara penanaman Pohon Alpukat di halaman belakang, mudah mudahan bisa tumbuh dan berbuah lebat, dan bermanfaat buat jamaah,” ucapnya.
Dewan Pembina DKM Masjid Nurul Huda, Tengku Syahdana daam sambutannya menyampaikan tentang pentingnya bersedekah. “Saya mengutip dari Al Qur’an surat Al Munafikun, ayat 10, yang artinya : ” Dan infakkanlah sebagian dari apa yang kami telah berikan kepadamu, sebelum kematian datang kepada salah seorang diantara kamu; lalu ia berkata,” Wahai Rabbku, sekiranya Engkau menunda (kematian)ku sampai waktu yang dekat, niscaya aku akan bersedekah, dan aku akan termasuk orang orang yang soleh,” jelasnya.
Dirinya melanjutkan, maka janganlah pernah takut untuk bersedekah, karena amalan sedekah itu sesungguhnya amalan yang sangat dahsyat.
“Hari ini kita paksa mereka untuk belajar berani bersedekah, mereka harus yakin seyakin yakinnya bahwa sedekah itu luar biasa manfaatnya, awalnya memang dipaksa dan terpaksa, nanti akan terbiasa dan akhirnya akan terasa nikmatnya sedekah, yakinlah, tidak ada orang yang menjadi miskin karena rajin bersedekah.
Terkait dengan kemakmuran masjid, saya menghimbau agar jamaah bisa saling berlomba membatu dan mengembangkan masjid, karena masjid adalah tempat ibadah bukan tempat cari uang” tegas Tengku Syahdana yang juga pemangku jabatan Raja Ramunia ke VIII Kesultanan Serdang dengan gelar Tengku Sri Maharaja Wazir Ramunia Kesultanan Serdang, sekaligus menjabat Direktur Pemberdayaan Peran Serta Masyarakat Badan Gizi Nasional.

Seorang warga RT 09 RW 03, Nuraini mengatakan, dirinya merasa senang, karena mendapat sembako disaat menjelang bulan puasa.
“Alhamdulillah, saya seneng sekali dapat bantuan sembako ini, ini nilainya 150.000, disuruh beli oleh panitia seharga 80.000, tapi saya dikasih uang juga sama Bapak Dana 50.000, yang 30.000 saya bayar langsung buat sedekah saya ke Masjid, jadi saya dapet sembako gratis juga dapet pahala,” ungkapnya.
Penulis: Fadil

