Wali Kota Jaksel M Anwar Imbau Ketelitian Menginput Data Musrenbang

Jakarta, jurnalkotatoday.com

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah dilakukan secara berjenjang.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M. Anwar, dalam rangka pembukaan Musrenbang di Gedung  Walikota Kota Administrasi Jakarta Selatan, Rabu ( 21/01/2026) menekankan pentingnya ketelitian dalam penginputan usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026, agar tidak terjadi kesalahan sasaran maupun tumpang tindih kewenangan antar instansi.

Pernyataan tersebut disampaikan M. Anwar saat membuka Sidang rangkaian Musrenbang tingkat kecamatan. “Perhatian untuk RW, kelurahan, kecamatan, kota hingga tingkat provinsi dalam rangka memastikan program-program yang dicanangkan dapat dilaksanakan dengan baik, tidak ada kesalahan dalam Penginputan, saya harap ada ketelitian dalam penginputan data. Jangan sampai terjadi kesalahan teknis, seperti tumpang tindih antara tugas Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA). Ketidak tepatan penginputan sering membuat UKPD ragu bertindak karena dasar hukum berbeda, sementara warga terus menuntut realisasi,” ujar M. Anwar.

Ia juga menginstruksikan para pejabat teknis untuk hadir langsung saat survei lapangan guna memastikan keakuratan penentuan volume dan lokasi kegiatan.

“Pastikan ketika survei lapangan petugas Tehnisnya harus hadir, untuk satuan, lokasi, dan urgensi kegiatan sesuai dengan perencanaan awal. Musrenbang ini harus sejalan dengan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah menetapkan tujuh isu strategis pembangunan daerah,” ungkapnya

Dalam sambutannya Pelaksana Tugas Kepala Subbagian Perencanaan Pembangunan (Plt Kasubanppeda) Jakarta Selatan, Hera Lidiawati, menjelaskan bahwa hingga 20 Januari 2026 ada sebanyak 867 usulan.

“Tercatat ada 867 usulan yang diajukan usulan terbanyak pembangunan peningkatan dan Pemeliharaan Fisik Kontruksi Jalan di Luar RW Kumuh 575 Usulan, Pembangunan dan Peningkatan Saluran Makro atau PHB termasuk Closing dari Sodetan sebanyak 539 Usulan, Pembangunan Penjayaan Kota pada Jalan lokal dari MHT sebanyak 282 Jumlah usulan langsung. Selanjutnya Team survei Tehnik bersama unsur Kecamatan, Kelurahan dan perwakilan warga akan melakukan survei Tehnik terkait usulan yang diajukan warga,” ungkapnya

Ia menambahkan, Suku Dinas Bina Marga dan Suku Dinas SDA masih menjadi instansi dengan jumlah usulan terbanyak. “Untuk Jakarta Selatan, Bina Marga menerima 860 usulan, sementara SDA sebanyak 680 usulan,” jelasnya.

Hera pun meminta para camat dan lurah untuk memaksimalkan pelaksanaan Musrenbang di wilayah masing-masing, terutama dalam menentukan usulan prioritas yang harus segera ditangani.

“Saya mengucapkan apresiasi Kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan Musrenbang 2026 dan berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menyukseskan Musrenbang tahun ini, terlebih Jakarta sedang menuju kota global ,” ungkapnya. Arfi

Izin Edar Alat Kesehatan
Primaderma Skincare

Tinggalkan Balasan