OKI Sumsel, jurnalkotatoday.com
Warga dan sejumlah kalangan mengeluhkan dan menyoroti kekosongan Kepala Desa (Kades) di Desa Bernai Timur Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang sudah cukup lama.
Menurut seorang warga, yang meminta namanya jangan disebutkan, kekosongan tersebut terjadi karena Kepala Desa yang lama MY meninggalkan tugasnya karena sejumlah hal. Dikatakan, dia dan warga lainnya terimbas akibat kekosongan jabatan Kades permanen, yakni menimbulkan banyak kesulitan ketika mengurus administrasi surat menyurat tertentu.
“Termasuk untuk pembuatan SPHAT, karena Plt Kepala Desa tidak memiliki kewenangan untuk mengeluarkan surat tersebut,” katanya, Senin (28/9/2026).
Sementara Taufik Bahtiar selaku Sekdes merangkap Plt Kades Bernai Timur ketika dikonfirmasi terkait masalah tersebut Selasa (28/9/2026), membenarkan kalau untuk pejabat sementara Kepala Desa sampai hari ini belum ada pelantikan.
“Kurang lebih dua bulan yang lalu sudah ada SK pengangkatan Kades Pjs, tapi pelantikannya tertunda karena ada kesalahan di dalam SK, sehingga perlu ada perbaikan dulu, tapi selama menunggu perbaikan SK, kami selalu mencoba untuk mendapatkan informasi terkait pengangkatan Pjs Kades, tapi baik pihak kecamatan maupun BPMD Kabupaten OKI selalu memberikan jawaban nanti, sedang diproses,” katanya.
Sementara Jonson selaku Kasie Pemerintahan Kecamatan Pedamaran Kabupaten OKI ketika dikonfirmasi, Selasa (29/9/2026) mengatakan, benar kalau kalau Pjs Kades Bernai Timur belum diangkat sampai hari ini, dan betul kekosongan jabatan tersebut sudah berlangsung hampir setahun, kemungkinan besar pelantikannya akan dilaksanakan di tahun 2027 mengingat batas akhir tahun 2026 tinggal tiga bulan lagi.
Disinggung masalah DD dan tunjangan perangkat desa, Jonson menjelaskan kalau untuk DD atau dana desa akan menjadi silpa. “Kalau tunjangan perangkat akan masuk siltap dan bisa dicairkan di tahun depan jika Pjs Kades-nya sudah ada,” jelasnya.
Sementara Dedy dari LSM BARAK NKRI Sumsrel, menyoroti atas lambatnya pelantikan Pjs Kades Bernai Timur, ia sangat menyayangkan sikap pemerintah kecamatan dan Pemkab OKU, yang dalam waktu cukup lama belum melakukan pengangkatan Pjs Kades.
“Padahal ini masalah yang serius, mengingat masyarakat Desa Bernai Timur, karena warga akan menjadi kesulitan ketika akan mengurus dokumen admitrasi surat menyurat, karena tidak semua dokumen penting bisa ditandatangani oleh Plt Kades, seharusnya kalau masalah perbaikan SK bisa diselesaikan dalam waktu yang singkat, tidak mesti harus berbulan-bulan,” katanya, Selasa (29/9/2026).
Dikatakan, ini harus ada kemauan dari si pengambil kebijakan itu sendiri. “Jangan sampai masyarakat menjadi korban, dengan alasan masih menunggu karena masih diproses, kalau mau terbuka kepada masyarakat, tolong jelaskan prosesnya sudah sejauh mana, dan apa yang menjadi kendalanya, sehingga menjadi jelas,” ungkapnya.
Ia menegaskan, demi kepentingan warga, pihaknya neminta kepada bupati Kabupaten OKI agar persoalan ini menjadi perhatian khusus. “Supaya masyarakat desa Bernai Timur tidak selalu menunggu tanpa kepastian dan kejelasan,” tegasnya. Haris

