Tangerang, jurnalkotatoday.com
Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, yakni abu vulkanik menyebar ke wilayah Tangerang dan sekitarnya. Pantauan dan informasi dikumpulkan Jurnal Kota Today, debu sudah menyebar ke wilayah Jabodetabek.
Menurut keterangan Eko warga Paninggilan, Ciledug, Kota Tangerang yang sedang belibur ke daerah Bogor, di Bogor juga mengalami hujan debu. “Mobil saya sudah tiga kali dibersihkan, masih saja debunya tebal,” katanya, Minggu (6/9/2026).
Sementara keterangan dari pengurus RT 03/013, Sayadin, Paninggilan Ciledug, teras rumahnya saat ini penuh dengan deb. “Banyak sekali debunya,” ujarnya
Sementara Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan kondisi dan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III Siaga.
Erupsi disertai lontaran material vulkanik, pancaran lava (lava fountain), suara gemuruh, serta hujan abu mulai menyelimuti sejumlah wilayah di provinsi Banten termasuk Jawabarat. (Jabodetabek).
Menyikapi hal tersebut, Gubernur Banten, Andra Soni meminta masyarakat di sekitar wilayah terdampak agar tidak panik dan tetap meningkatkan kewaspadaan serta tetap menjaga kesehatan ”Karena ada sebaran abu, kami mohon kepada masyarakat di daerah terdampak untuk memakai masker saat keluar rumah demi menjaga kesehatan,” kata Andra dikutip Minggu 6 September 2026.
Tidak hanya itu Andra juga meminta masyarakat agar tidak mendekat kepada kawah gunung anak Krakatau selama masa erupsi sampai dengan radius 3 kilometer.
“Masyarakat pengunjung, wisatawan, maupun nelayan dilarang keras mendekati atau beraktivitas di dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau,” tegasnya.
Gubernur memastikan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah di tengah meningkatnya aktivitas vulkanik ini. “Kita berdoa, semoga semua baik-baik saja,” pungkasnya. Sayang nya Gubenur Banten Andra Soni tidak memdirikan posko2 Kesehatan di wilayah Kabupaten dan Kota Provinsi Banten. Ast.Argo

