Garut, jurnalkotatoday.com
Pembangunan kantor Koperasi Merah Putih di Desa Sukakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, masih berlangsung dan progresnya telah mencapai sekitar 50 persen. Pemerintah Desa menargetkan pembangunan dapat segera rampung, sehingga kantor tersebut bisa digunakan untuk mendukung operasional koperasi yang kini mulai memasuki tahap rekrutmen anggota.
Saat di wawancara Kabiro kabupaten Garut Kamis (6/8/26), Sekretaris Desa Sukakarya, Egi Giana, mengatakan pembangunan kantor koperasi saat ini masih dalam tahap penyelesaian. Pekerjaan yang sedang dilakukan berfokus pada proses pengacian bangunan. “Untuk sementara masih proses pembangunan Pak. Kira-kira itu lima puluh persen. baru pengerjaan pengacian,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kantor koperasi dibangun di atas tanah carik desa sebagai salah satu persyaratan dalam pembentukan Koperasi Merah Putih. “Lokasi bangunannya itu di tanah carik desa, Pak. Kebetulan dulu itu kan desa harus menyertakan atau salah satu syarat koperasi itu tanahnya di tanah carik,” ujarnya.
Menurutnya, lokasi kantor berada di tepi jalan, sehingga mudah dijangkau kendaraan, meski tidak berada di kawasan permukiman warga. “Untuk lokasi kantor sih pak di, di pinggir jalan. cuman ya kalau kendaraan banyak sih yang melintas. Ya, cuman tidak, tidak di area pemukiman,” ujarnya.
Di sisi kelembagaan, lanjut Egi, pengurus koperasi telah menyelesaikan sejumlah tahapan administrasi, mulai dari pembentukan hingga memperoleh pengesahan badan hukum. Saat ini, proses yang sedang dilakukan adalah rekrutmen anggota koperasi.
“Untuk step sekarang, itu kemarin terakhir RAT kemarin, mungkin si pengurus pertama pemberkasan administrasi dulu Pak. Dari mulai pembentukan, alhamdulillah udah dibentuk, terus terdaftar di Kemenkumham dan untuk sekarang di lapangannya rekrutmen anggota pak,” ujarnya.
Egi menambahkan, kantor koperasi berada di wilayah perbatasan RW 8 dan RW 9. Lokasinya berjarak sekitar 500 meter dari permukiman terdekat di RW 8. “Itu kalau kebetulan ada di pertengahan RW delapan dan RW sembilan pak. Yang terdekat itu di RW 8 mungkin areanya lima ratus meter dari RW 8 dari pemukiman RW 8,” ujarnya.
Ke depan, Koperasi Merah Putih Desa Sukakarya diproyeksikan mengembangkan usaha yang disesuaikan dengan potensi ekonomi desa. Sejumlah sektor yang dinilai memiliki prospek di antaranya penyediaan kebutuhan pokok serta pupuk pertanian. “Paling kalau kita lihat potensi di desa ini Pak, mungkin salah satunya Sembako dan pupuk pertanian Pak,” ujarnya. S. Zihad

