Pelayanan Jadi  Terhambat, Dugaan Perusakan Pipa PDAM Diharapkan Segera Ditangkap

Primaderma Skincare

Garut, jurnalkotatoday.com

Pihak Perumda Air minum Tirta Intan Cabang Samarang Kabupaten Garut mendatangi kantor Polsek Pasirwangi Resort Polres Garut, untuk melaporkan dugaan perusakan pipa Air minum milik PDAM Tirta Intan Garut.

Bacaan Lainnya

Kepala Cabang PDAM Tirta Intan Garut, Dasep Kurnia, S.Sos menerangkan kronologis kejadian dugaan perusakan, pada Sabtu tanggal 29 April 2023 sekitar pukul 10.00 WIB, di Kampung Kaum Luwuk Desa Padamulya Kec.Pasirwangi, diduga ada perusakan pipa Air minum milik PDAM Tirta Intan Cabang Samarang dengan cara dibongkar, juga merusak baut pengunci pipa saluran Air, sehingga tidak bisa dipake lagi, juga mengakibatkan terputusnya Aliran air.

“Atas peristiwa tersebut PDAM Cabang Samarang menderita kerugian jutaan rupiah, dan yang paling parahnya pelayanan kami terhenti total 1X24 jam, di mana para pelanggan banyak yang komplain. Jumlah pelanggan kami di sana sebanyak 1171 SR,” katanya kepada Kabiro Jurnalkotatoday wilayah Garut, H. Ujang Slamet di ruang kerjanya, Rabu (10/5/2023).

Dikatakan, pihaknya datang ke Polsek pasirwangi, Sabtu (29/4/2023) untuk melaporkan perusakan. Dikatakan, Perusakan pipa tersebut sudah beberapa kali terjadi, yang terakhir, pasca Hari Raya Idul Fitri.

“Sebetulnya kita sudah ada ‘win-win solution’, juga sebelum itu sudah diadakan musyawarah di kantor kami, yaitu di kantor Cabang PDAM Samarang. Kami juga mengundang Muspika yang difasilitasi Kepala Desa, Babinsa, Babinmas, dan pelaksana kegiatan juga mengundang Kepala Cabang yang lama,” katanya.

Disebutkan, pada pertemuan itu, ada beberapa poin yang dituangkan dalam berita acara permasalah-permasalahan di Cimanganten. “Sebetulnya dari pihak kami (PDAM) sudah ada itikad baik memberikan DP kompensasi sebesar 25 juta rupiah untuk tanah warga yang tertimpa pipa PDAM, pihak kami juga meminta kepada warga yang tertimpa tanahnya oleh pipa PDAM untuk memperlihatkan dokumen/sertifikat tanah tersebut, namun sampai saat ini warga belum memperlihatkan dokumen satupun,” ujar Dasep.

Dia menambahkan, bahwa pihaknya meminta bantuan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengungkap tabir dugaan perusakan pipa milik PDAM. Karena semenjak dipimpin oleh direktur utama (Dirut) PDAM yang sekarang, bapak Dr.H.Aja Rowikarim, Perumda Air minum (PDAM) Tirta Intan Garut, tidak main-main dalam melaksanakan tugas dan kewajiban, bahkan dalam melaksanakan pekerjaannya harus sesuai, dengan mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku.

“Maka dari itu kami di sini menyerahkan sepenuhnya kepada pihak APH, biar APH yang menelusurinya untuk pengembangan,” tegas Dasep.

Dikatakan, PDAM berharap kepada pihak APH sebagai pelayanan, sebagai pelindung juga pengayom. “Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran kepolisian yang ada di Polsek Pasirwangi sudah respon, sigap tanggap, gerak cepat dalam menerima laporan kami, terkait dugaan perusakan tersebut. Dalam hal ini kami berharap supaya dugaan perusakan segera ditangkap, juga diproses secara hukum yang berlaku dengan seadil-adilnya,” tutup Dasep Kurnia.

Penulis: S.Zihad

Primaderma Skincare
Primaderma Skincare

Tinggalkan Balasan