Si Jabir Adu Kungfu dengan ODGJ

Primaderma Skincare

Cerita Si Jabir, Jurnalkotatoday.com

Si Jabir asyik berjalan dengan seorang temannya, Untung, di wilayah sekitar Jelambar Grogol Jakarta Barat.

Bacaan Lainnya

Berjalan santai di siang hari menuju rumah Guru Bahasa Inggris, yang tak jauh lagi. Tiba-tiba sebuah motor dari belakang melaju perlahan, melewati Jabir dari samping, namun laju motor itu agak oleng. Pengendara motor tersebut tampak mengimbangi gerakan orang di belakangnya yang tak mau diam.

Si Jabir terpancing sebentar untuk memperhatikan gerakan-gerakan orang yang dibonceng, tapi hanya sebentar dan ingin berpaling ke arah lain, namun pria yang dibonceng bertanya dengan suara keras. “‘Apa,?” bertanya dengan gaya  membentak.

Jabir tersentak, dan kembali bertanya. “Kenapa ?”.

Saat itu posisi motor dekat dengan Jabir.

Tiba-tiba orang itu melompat dari motor dan memberi sebuah pukulan ke arah wajah Jabir, meskipun Jabir secepatnya bergerak menghindar, namun pukulan dengan gaya kungfu pria itu menyerempet pipi Jabir.

Selanjutnya, serangan kedua akan menyusul. Pria itu mengatur gayanya siap menyerang.

Si Jabir pun tak mau kalah, dia mengatur kuda-kuda, siap menunggu serangan.

Benar saja, pukulan dan tendangan akan merapat ke tubuhnya, Si Jabir tidak mau menunggu pukulan itu, dia secepatnya menyerang sambil menangkis pukulan dengan tangan kirinya, dan balik memukul dengan tangan kanannya ke wajah lawannya, akibatnya penyerang sempoyongan.

Namun secepatnya lawannya kembali mengatur serangan yang ketiga.

Adu jotos dengan gaya kungfu Jabir dengan lawannya mengundang perhatian orang sekitarnya. Sedangkan pria yang membonceng lawan Jabir sudah sejak awal berlari ke sana-sini untuk menahan temannya, tapi gagal terus.

Terakhir dia menerjang dan memeluk temannya dari belakang, dan mengeraskan rangkulan tangan kirinya, sambil berteriak ke arah Jabir. “Stop,…Jangan!,” teriaknya ke arah Jabir.

Jabir sempat melihat, orang itu meletakkan jari telunjuknya di keningnya dengan posis miring.

Jabir langsung sadar dengan isyarat itu. Dia langsung mundur. Di belakangnya sudah banyak warga yang ingin melerai perkelahiannya barusan.

Pada kesempatan itu, seorang warga mendekat Jabir dan setengah berbisik “jangan dilayani, dia baru pulang dari Rumah Sakit Jiwa, rumahnya ga jauh dari sini,”.

Mendengar omongan warga itu, Si Jabir, menarik tangan Untung yang bengong menyaksikan perkelahian singkat itu, dan secepatnya berlalu, tak mau melihat ke belakang. Hati Jabir berkecamuk setelah melayani Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berkelahi.

Dalem perjalanan, teman Jabir nyeletuk,”hebat juga kungfu-mu belajar di mana kau,?,”

” Di film”.

“Udah ayo cepat, malu aku di sini kepada orang-orang itu berantem sama orang sakit jiwa,” kata Jabir.

 

Kini Si Jabir sedang duduk bersama Ucok, dia menggoyangkan kepalanya menghilangkan ingatan masa lalu.  Perkelahian itu terjadi  belasan tahun lalu.

 

Tampak Ucok menonton youtube.  Terus Jabir ikutan, ia memperhatikan dan mengagumi aksi beberapa orang yang berupaya membantu dan menyembuhkan ODGJ yang berada di jalanan dengan gaya masing-masing.

Gaya mereka berbeda, tapi ada jurus pamungkas, yakni kasih sayang.

“Dengan pendekatan kasih sayang, para ODGJ bisa ditaklukan,” ucap Jabir.

“Kau mau jadi youtber Bir?,” celetuk Ucok.

 

“Bukan soal mau jadi youtuber atau tidak. Aku menyimak,  dengan pendekatan kasih sayang, kita bisa selesaikan masalah. Kalau dulu itu kusadari, tidak jadi berantem dengan ODGJ,” ungkap Jabir.

“Jadi praktekan pendekatan kasih sayang ini kapan saja Cok, untuk siapa saja, niscaya hidupmu damai dan tidak ribut-ribut,” celetuknya sambil beranjak dari duduknya meninggalkan Ucok.

PS/14/5/22

Primaderma Skincare
Primaderma Skincare

Tinggalkan Balasan