Pemkab Pati Tingkatkan Anggaran Kesehatan, Sesuai Petunjuk Kemenkeu

Primaderma Skincare

Pati, Jurnalkota.id

Pemerintah Kabupaten Pati menambah alokasi anggaran untuk penanganan penyakit virus corona (Covid-19), yang semula hanya Rp.32 miliar, menjadi Rp139 miliar. Kenaikan alokasi anggaran penanganan Covid-19 tersebut, tidak terlepas dari adanya surat keputusan bersama antara Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan, yang menginstruksikan bahwa seluruh anggaran kegiatan dipotong minimal 50 persen.

Bacaan Lainnya

Pengalihan anggaran yang dilakukan oleh Pemkab Pati, sesuai petunjuk dari surat Kemenkeu dan surat Mendagri, untuk peningkatan penanganan Bupati Pati (21/04/2020), mengatakan, saat rapat rapat koordinasi kegiatan keagamaan di tengah pandemi Copid-19 di ruang rapat Joyo Kusumo Pati.

Anggaran sebesar Rp139 miliar tersebut nantinya untuk pembelian alat pelindung diri (APD), alat kesehatan dan mengamankan kondisi sosial yang ada, tifak berarti anggaran itu harus dihabiskan, karena bisa menjadi persediaan dana tak terduga yang dapat digunakan sewaktu-waktu, atau dikembalikan ke kas daerah.

Terkait kebijakan dari pusat soal rasionalisasi anggaran, masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) telah berkomitmen untuk melakukan penghematan anggaran.
Beberapa pos kegiatan yang mengalami pengurangan, di antaranya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang sebelumnya per Februari 2020 dinaikkan, harus dipotong hingga 40 persen selama masa pandemi virus corona.

Bupati Pati, Haryanto mengataka untuk anggaran makan minum, perjalanan dinas dalam negeri maupun luar negeri, diambil lagi. “Begitu juga sarana prasarana pengadaan mobil dan lain-lain juga sama karena menyesuaikan instruksi pusat,” ujarnya.

Untuk itu, bupati memerintahkan semua OPD untuk melakukan rasionalisasi anggaran, karena OPD yang tidak segera melakukan relokasi, maka pihaknya yang akan memutuskan pos anggaran yang harus digeser.

“Pemerintah Pusat juga membatasi hingga tanggal 23 April 2020. Jika tidak melaporkan secara resmi, Pemerintah Pusat yang akan memotongnya langsung, dalam rangka memastikan kesiapan pelayanan di tingkat Puskesmas, Pemkab Pati juga melakukan kunjungan ke beberapa Puskesmas, yakni Puskesmas Margorejo, Puskesmas Pati I, dan Puskesmas Juwana,” tuturnya.

Sementara, Wakil Bupati Pati, Saiful Arifin meminta seluruh tim medis yang bertugas di Puskesmas, tetap memberikan pelayanan secara maksimal dan tetap mematuhi protokol pencegahan penyebaran Covid-19, sesuai arahan dan petunjuk pemerintah. “Dan terkait keterbatasan APD, pemerintah akan tetap memenuhi kewajiban menyiapkan alat pelindung diri sesuai kebutuhan,” ungkapnya.

Penulis: Andi P
Editor : Pang

Primaderma Skincare
Primaderma Skincare

Tinggalkan Balasan