Ruang Tumbuh Part 11, saat Remaja Belajar Menjaga Masa Depan

OKU Timur, jurnalkotatoday.com

“Remaja hari ini adalah wajah masa depan. Lalu, siapa yang membentuk karakter mereka?”. Pertanyaan tersebut menjadi semangat dalam pelaksanaan Ruang Tumbuh Part 11 yang digelar KUA Buay Madang di SMPN 2 Buay Madang, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Senin (31/08/2026).

Bacaan Lainnya

Sebanyak 70 peserta mengikuti kegiatan yang secara khusus diarahkan pada penguatan karakter remaja, pencegahan kenakalan remaja, sekaligus upaya menanggulangi pernikahan dini. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para siswa untuk memahami bahwa masa remaja bukan sekadar fase mencari jati diri, tetapi juga masa penting untuk menentukan arah kehidupan.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, mulai dari pergaulan bebas, penyalahgunaan media sosial, bullying, hingga keputusan menikah di usia yang belum siap, pembentukan karakter menjadi benteng pertama yang perlu diperkuat.

Kepala SMPN 2 Buay Madang, Zulfakar, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Ruang Tumbuh. Menurutnya, pendidikan karakter membutuhkan kolaborasi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan lembaga terkait. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Anak-anak tidak cukup hanya dibekali ilmu pengetahuan, tetapi juga harus memiliki karakter, mampu menjaga diri, memahami batasan dalam pergaulan, dan mengetahui konsekuensi dari setiap keputusan yang mereka ambil,”.ujarnya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Polsek Buay Madang melalui Bripka Muhtaromin. Ia mengingatkan para siswa agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan maupun tren yang dapat membawa mereka pada perilaku negatif. “Jadilah remaja yang mampu memilih mana yang baik dan mana yang harus dihindari. Jangan sampai rasa ingin tahu dan pengaruh pergaulan membawa kita pada masalah yang dapat merusak masa depan,”.pesannya kepada para peserta.

Sementara, Kepala KUA Buay Madang menegaskan bahwa pencegahan pernikahan dini tidak cukup dilakukan ketika persoalan sudah terjadi. Edukasi harus dimulai sejak remaja agar mereka memiliki pemahaman, kesiapan, serta visi kehidupan yang lebih baik.

“Pernikahan adalah bagian dari kehidupan yang membutuhkan kesiapan, bukan sekadar keberanian. Karena itu, anak-anak perlu mempersiapkan pendidikan, karakter, mental, dan masa depan terlebih dahulu. Jangan biarkan keputusan sesaat mengorbankan mimpi yang sudah dibangun bertahun-tahun,”  tegasnya, demikian keterangan tertulis, Senin (31/08/2026).

Pada sesi materi, Kepala KUA Buay Madang,
penyuluh agama KUA Buay Madang, serta Aiptu Basor Alam dari Polsek Buay Madang memberikan pembekalan kepada peserta melalui pendekatan edukatif dan interaktif.

Para siswa diajak mengenali berbagai bentuk kenakalan remaja, memahami cara menjaga diri dalam pergaulan, membangun karakter positif, serta mengetahui dampak yang dapat muncul akibat pernikahan dini. Peserta juga didorong untuk memiliki cita-cita dan menyusun langkah konkret untuk mencapai masa depan yang mereka inginkan.

Kegiatan berlangsung dinamis. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak berdiskusi dan merefleksikan berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari.
Melalui Ruang Tumbuh Part 11, KUA Buay Madang kembali menegaskan komitmennya untuk hadir dalam pembinaan generasi muda.

Sebab, mencegah kenakalan remaja dan pernikahan dini bukan hanya tentang melarang, tetapi memberikan pengetahuan, membangun karakter, dan menunjukkan bahwa ada masa depan yang jauh lebih layak untuk diperjuangkan. Sandi

Izin Edar Alat Kesehatan
Primaderma Skincare

Tinggalkan Balasan