Jakarta, jurnalkotatoday
Memperingati Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026, Ketua Umum Rumah Gibran, Harianto Syahputra, menegaskan komitmen mendukung program pendidikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya Sekolah Rakyat untuk anak-anak miskin dan miskin ekstrem.
“Hardiknas tahun ini harus jadi momentum mempercepat pemerataan pendidikan. Sekolah Rakyat adalah jawaban nyata untuk memutus rantai kemiskinan. Anak-anak dari keluarga Desil 1 dan 2 kini bisa sekolah berasrama gratis, makan terjamin, dan dapat pendidikan karakter serta teknologi,” ujar Harianto Syahputra di Jakarta, Jumat (2/5/2026).
Menurutnya, Sekolah Rakyat bukan sekadar sekolah gratis biasa. Sistem boarding school memastikan siswa fokus belajar tanpa beban biaya seragam, buku, dan makan sehari-hari. Kurikulumnya juga diperkuat pendidikan bela negara, life skill, dan AI/robotika sesuai arahan Wapres Gibran.
“Ini pendidikan yang memanusiakan dan memerdekakan. Kami di Rumah Gibran siap mengawal di lapangan, memastikan anak-anak yang berhak benar-benar dapat akses. Jangan ada lagi anak putus sekolah karena nggak ada biaya,” tegas Harianto.
Saat ini 100 titik Sekolah Rakyat sudah beroperasi di 29 provinsi sejak Juli 2025, dengan kapasitas 9.755 siswa tahap pertama. Untuk Banten, lokasi terdekat ada di Gedung BLKI Tangerang Selatan.
Harianto juga mengajak seluruh relawan dan masyarakat ikut menyosialisasikan pendaftaran Sekolah Rakyat tahun ajaran 2026/2027 yang dilakukan lewat Dinas Sosial atau online di `pendaftaran-sr.kemensos.go.id`.
“Pendidikan adalah investasi peradaban. Sesuai cita-cita Indonesia Emas 2045, kita mulai dari menjamin anak-anak termiskin dapat sekolah terbaik. Merdeka belajar, merdeka dari kemiskinan,” tuturnya.
Tentang Rumah Gibran
Rumah Gibran adalah organisasi relawan pendukung program-program prioritas Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dengan fokus pada pendidikan, ekonomi kerakyatan, dan digitalisasi. Tris

