Lestarikan Peninggalan Leluhur, SDN Warakas 01 Gelar Lomba Permainan Tradisional

Jakarta, jurnalkotatoday.com

Sebagai salah satu upaya untuk melestarikan permainan tradisional yang hampir punah di tengah gempuran era modern saat ini, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Warakas 01, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara menggelar lomba permainan anak. Lomba permainan tradisional tingkat sekolah dasar (SD) tersebut selenggaran di halaman sekolah SDN Warakas 01, Selasa (28/04/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut hanya dilombakan 2 permainan tradisional yaitu lomba atau permainan tradisional Indonesia yang dimainkan oleh dua kelompok (4-8 orang per tim) dengan tujuan merebut markas lawan, berupa tiang atau pohon. Pemain harus berlari cepat, menyusun strategi, dan bekerja sama untuk menyentuh benteng lawan sambil menjaga benteng sendiri agar tidak ditawan (Bentengen)  dan permainan tradisional yang dimainkan oleh dua tim (penjaga dan penyerang) beranggotakan 3-5 orang.

Tujuannya adalah melewati garis lapangan yang dijaga tanpa tersentuh lawan, melatih kerja sama, kecepatan, dan strategi. Permainan ini menggunakan lapangan berbentuk persegi panjang yang dibagi menjadi enam kotak (Gobak Sodor).

Kepala Sekolah SDN Warakas 01, Sri Haryati, S.Pd.M.Si mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk melestarikan permainan tradisional warisan para pendahulu yang saat ini dinilai hampir punah. “Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas. Sebenarnya, kegiatan ini merupakan olahraga rekreasi yang saat ini sedang digeliatkan di hampir setiap sekolah,” katanya.

Untuk kegiatan lomba kali ini diikuti mulai dari kelas I hingga kelas VI yang berjumlah 40 team, di mana masing-masing kelas diwakili oleh 7 orang siswa putra dan putri di setiap perlombaan. “Diharapkan dalam perlombaan ini adanya kekompakan dan kerja sama team dalam memenangkan perlombaan tanpa mengabaikan azas sportifitas,” tambahnya.

Kedua permainan ini dulu sering dilakukan oleh anak-ankak dulu yang sekaranng sudah tua. Sedangkan diera digitalisasi saat ini, tampak mulai ditinggalkan, Sri Haryati berharap dengan kegiatan ini permainan tradisional makin digemari oleh anak anak. “Selanjutnya dapat dikembangkan menjadi permainan olahraga yang dapat digemari oleh anak anak,” tuturnya. Ar’S

Izin Edar Alat Kesehatan
Primaderma Skincare

Tinggalkan Balasan